Dukungan pesantren atas dilakukannya vaksinasi, turut menjadi kunci atas suksesnya program vaksinasi. Sebab, pesantren memiliki cakupan yang lumayan luas. Dimana, di dalamnya terdapat tokoh agama yang memiliki peram besar terhadap kepatuhan santrinya, termasuk masyarakat yang menjadi jama’ahnya. Sehingga setelah tokoh agamanya menyetujui dan memberi contoh dengan bervaksin, maka jama’ahnya akan lebih mudah untuk diajak berpartisipasi.

Selain itu Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, S.Sos. juga mengungkapkan bahwa pondok pesantren adalah tempat yang memiliki banyak interaksi. “Apalagi di pesantren terdapat asrama yang setiap saat selalu terjadi interaksi antara satu orang dengan teman lainnya. Sehingga, ini merupakan tujuan kami didalam melakukan vaksinasi, yaitu agar tidak mudah terjadi penularan antara satu orang dengan teman lainnya.” Ucap beliau pada vaksinasi yang digelar di pondok pesantren Tanbihul Ghofilin. Beliau juga berharap kegiatan belajar mengajar pada seluruh jenjang pendidikan dapat terlaksana dengan efektif dan efisien. Apalagi usian anak-anak pesantren kebanyakan adalah usia pelajar.
- Dunia Akhirat “Kepenak” menurut KH. Idror MaimoenMenjadi sosok yang dicintai oleh Sang Pencipta atau sering disebut sebagai Wali Allah mungkin terdengar sebagai maqam (derajat) yang sangat tinggi dan sulit dicapai. Namun, tahukah Anda bahwa hakikatnya, menjadi “kekasih Allah” adalah jalan yang justru membawa ketenangan dan kenikmatan hidup yang tiada tara, baik di dunia maupun di akhirat? Dalam mauidloh hasanah…
- Syarat Kurban Idul Adha: Panduan & KetentuannyaBagi banyak orang, Hari Raya Idul adha identik dengan penyembelihan hewan dan kepulan asap panggangan. Namun, jika kita menyelami lebih dalam, esensi ibadah kurban melampaui sekat-sekat ritual tahunan. Ini adalah sebuah bentuk sikap kemanusiaan yang universal, tentang kerelaan berbagi, dan kesadaran untuk tidak menutup mata dari kesusahan sesama. Kurban adalah cara kita berkata kepada dunia…
- Solidaritas Tanbihul Ghofilin untuk Korban Longsor SitukungBanjarnegara — Bencana tanah longsor yang melanda Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, pada 16 November 2025, meninggalkan duka mendalam bagi warga. Material tanah yang runtuh dari lereng perbukitan tidak hanya merusak rumah, namun juga mengguncang rasa aman masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan alam. Kepedulian datang dari berbagai sisi, termasuk dari kalangan santri…











