Tentang Kami

PONDOK PESANTREN TANBIHUL GHOFILIIN

Mantrianom – Bawang – Banjarnegara – Jawa Tengah

  1. SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA PONDOK PESANTREN

Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin didirikan karena melihat faktor yang terjadi dimasyarakat sekitar Banjarnegara kala itu Tahun 1954 M banyak masyarakat yang belum memahami betul tentang perlunya hidup beragama karena kultur yang sangat beragam.

Diawali mendirikan mushola oleh K.H. Abd Bashor pada tahun 1954 M mengfungsikan disamping tempat sholat juga sebagai sarana untuk mengembangkan pemikiran-pemikiran Islam yang sangat perlu dianut oleh seluruh masyarakat agar hidup yang beradab dan berkepribadian yang terpuji.

Seiring dengan waktu K.H. Abd Bashor yang dikaruniai 7 (tujuh) orang putra yang terdiri dari 1 (satu) wanita dan 6 (enam) pria itu juga mengarahkan putra-putranya untuk menggali ilmu di Pondok Pesantren baik di Jawa Tengah , Jawa Timur maupun sampai ke Luar Negeri.

Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin di dirikan pada tahun 1960 oleh KH M. Basyuni (Alm.) bersama adiknya KH. Much.Hasan (Alm). Setelah 15 tahun menimba ilmu di Tanggir, Lasem, dan Pondok Pesantren lain di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Beliau merintis dari bawah, sampai Pada tahun 1964 M Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin mulai dibangun, gayung bersambut masyarakat bergandeng tangan secara bersama untuk mendirikan bangunan tersebut guna mewujudkan kesadaran disamping orang tuanya harus mengaji, anak-anaknya juga harus mengaji.

Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin terus berkembang, jumlah santri yang ditampung semakin banyak, sarana pendukung berupa fasilitas bangunan pun bertambah. Jika pada tahun-tahun pertama Pondok Pesantren ini hanya menempati satu lokal bangunan bahkan ada yang menempati rumah kediaman pengasuh, pada tahun 1971 M bangunan bertambah sehingga memiliki dua lokal bangunan tempat belajar mengajar sekaligus tempat tinggal santri. Demikian pula dalam hal pendidikan yang semula santri hanya mengaji kepada Romo Kyai, maka pada tahun-tahun berikutnya sudah diterapkan pendidikan secara terstruktur yang disebut dengan madrasah diniyyah.

Maka sejak itulah Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin menggunakan nama “ Al Ma’had Wal Madrosah Ad Diniyyah Tanbihul Ghofiliin “ yang maksudnya Pondok Pesantren sekaligus madrasah diniyyah.

Beliau berdua merintis dari bawah, meskipun berbagai cobaan datang silih berganti, Ketika mulai berkembang KH. M. Basyuni dipanggil Alloh SWT, Beliau Wafat pada tahun 1997 M. , dan Pondok Pesantren di asuh sendiri oleh KH. M. Hasan. Perkembangan dan kemajuan pesantren semakin cukup pesat.

Untuk mengantisipasi perkembangan yang terus berjalan, maka K.H. Muhammad Hasan (Alm) mulai saat itu menyediakan lahan yang amat luas dan strategis karena lokasi tersebut berdampingan dengan kantor kecamatan dan Polsek Kec. Bawang yang berada di lingkungan pondok guna perluasan.

Namun Pada tanggal 25 Desember 2007, setelah melaksanakan ibadah umroh, Beliaupun menghadap sang Kholiq. Setelah wafatnya beliau pesantren diteruskan oleh Putra Beliau yaitu KH. M. Chamzah Hasan, S.Pd.I, setelah beliau menuntaskan tholabul ilminya serta mendapat ridlo dari guru-guru beliau. yang juga sampai saat ini mengalami kemajuan dan perkembangan yang pesat, menerobos ke dunia pendidikan modern/formal. Hingga pada pertengahan tahun 2010, mulailah didirikan pendidikan formal Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tanbihul Ghofiliin, kemudian pada tahun 2011 di dirikan lembaga pendidikan sebagai kelanjutan MTs yaitu Madrasah Aliyah (MA) Tanbihul Ghofilin. Pendidikan tersebut merupakan program pendidikan yang mengikuti kurikulum pemerintah dan berbasis Pondok Pesantren untuk bersaing dalam hal pendidikan. Beliaupun sampai saat ini terus bertekad dan berencana mendirikan lembaga pendidikan yang lebih tinggi seperti sekolah tinggi/Universitas dimana pondok pesantren selalu tetap Eksis dengan metode Salafiyah.

KH. Mohammad Chamzah Hasan, S.Pd.I, selaku pengasuh pondok pesantren saat ini, beliau setelah menempuh pendidikan dasar di ST Negeri Banjarnegara, kemudian langsung nyantri di Pondok Pesantren Tanggir Tuban, yang dilanjutkan di PP. Al Anwar Sarang Jawa Tengah di bawah asuhan Syaikhina KH. Maemun Zubair.

Beliau juga aktif terjun di dunia politik mengikuti jejak Gurunya di PPP dan pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Banjarnegara dan sampai dengan sekarang tetap konsisten di Parpol PPP. Bahkan sekarang juga menjadi Sekretaris MSKP3I ( Majlis Silaturrohmi Kyai dan Pengasuh Pomdok Pesantren Se Indonesia ) di Wilayah Jawa Tengah.

Peran Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin selain sebagai lembaga pendidikan dan dakwah Islam juga sebagai lembaga pengembangan Masyarakat dengan memberdayakan Masyarakat di lingkungannya agar terjadi peningkatan kualitas hidup baik dari aspek pendidikan spiritual maupun material.

Pondok Pesantren Tanbihul Ghifiliin merupakan salah satu lembaga yang mengakar di Masyarakat dengan jumlah santri putra maupun putri hingga awal tahun 2016 sebanyak 1385 santri (meliputi: santri hanya mengaji, dan juga santri mengaji sekaligus menempuh pendidikan formal) dan di asuh oleh K.H. Muh. Chamzah Hasan S.Pd.I., beliau selalu eksis dalam sumbangsih pemikiran dalam rangka membangun bangsa yang mandiri dengan landasan Takwa kepada Allah Swt.

Keadaan Masyarakat Sekitar Pondok Pesantren

Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin yang diasuh oleh K.H. Muhammad Hasan menempati lokasi satu komplek yaitu di RT. 05/I Desa Mantrianom Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara Propinsi JawaTengah. Desa ini berada di jalur besar Kota Banjarnegara dengan jarak ± 7 ( tujuh ) Km dari jantung kota dearah barat.

Pada dasarnya masyarakat sangat mendukung kehadiran lembaga pendidikan ini, karena memberi manfaat ganda :

Pertama : Masyarakat terutama kelompok sosial menengah ke bawah memiliki lembaga pendidikan alternatif yang murah karena biaya pendidikannya dapat dijangkau. Bagi santri yang berasal dari keluarga tidak mampu dan yatim piatu akan memperoleh pendidikan dan biaya hidup secara gratis di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin.

Kedua : Dalam misinya Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin tidak hanya bergerak di bidang pendidikan semata tetapi juga dakwah langsung. Dengan demikian masyarakat yang memerlukan bimbingan keagamaan dapat memperolehnya di lembaga ini. Apalagi Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin mengembangkan bentuk-bentuk dakwah konvensional seperti pengajian dalam bentuk kelompok-kelompok ta’lim (majelis ta’lim) . Majelis ta’lim ini terbuka untuk umum setiap hari Ahad Kliwon jam 09:00 (sembilan pagi) yang diikuti sekitar 10.000 (sepuluh ribu) orang terdiri pria dan wanita dan dihadiri dari lebih dari 5 (lima) kabupaten sekitar antara lain: Kab. Purbalingga, Banyumas, Wonosobo, Kebumen dan Banjarnegara sendiri.

Seperti halnya masyarakat pendukung Pondok Pesantren yang lain, kondisi perekonomian masyarakat sekitar Pondok Pesantren jauh dari kehidupan mewah. Penghasilan masyarakat sekitar terbilang paspasan, karena kehidupannya lebih banyak bergantung dari alam, yakni sebagai petani padi dan sayuran walaupun ada sebagian yang mapan.

  1. VISI DAN MISI PONDOK PESANTREN

VISI

Terbentuknya pribadi Santri yang berilmu, beriman, dan bertaqwa kepada Alloh SWT.serta mandiri dan persegi( multitalenta )

MISI

Mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam berdasarkan Al Quran dan As Sunnah dengan Aqidah Ahlussunnah WalJama’ah.

Konsisten dalam mendalami ilmu salafiyyah dengan metode pembelajaran para Ulama’ Salaf Al Mu’tabaroh serta memperhatikan perkembangan metode pembelajaran kholafiyyah (modern).

Menggali dan mengembangkan potensi dalam berbagai kegiatan Ilmiyyah, ‘Ubudiyyah dan Mu’amalah

  1. PROGRAM PENDIDIKAN
  1. Pondok Pesantren Metode Salaf
  2. Madrasah Diniyyah Informal
  3. TPQ
  4. Majelis Ta’lim
    • Pengajian Selapanan Ahad Kliwon
    • Pengajian Tafsir Qur’an (Rutinan Ahad Rabu)
    • Pengajian Rutinan Jum’at Ibu-Ibu
    • Manasik Haji dan Umroh
  1. Takhfidzul Qur’an Putri
  2. Madrasah Formal
    • MTs Tanbihul Ghofilin
    • MA Tanbihul Ghofilin
    • STAI Tanbihul Ghofilin
  3. BLK Komunitas
  1. GAMBARAN UMUM PONDOK PESANTREN TANBIHUL GHOFILIIN

Santri Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin terdiri dari dua bagian yaitu Santri menetap (Mukim) dan santri tidak menetap ( Kalong ).

Santri yang menetap (Mukim) berjumlah ± 2039 santri terdiri dari laki-laki dan perempuan, adapun santri yang tidak menetap (Kalong) terbagi menjadi beberapa kelompok, ada yang bersifat harian , mingguan dan bulanan ( Selapanan ).

Yang bersifat harian dilaksanakan setiap Ba’da Shubuh dan Ba’da Isya diikuti 100 santri. Yang bersifat mingguan dilakukan seminggu dua kali setiap hari Rabu dan Ahad Ba’da Dzuhur diikuti 250 santri dan Ba’da Jum’at Khusus wanita diikuti 150 santriwati. Yang bersifat bulanan (selapanan) dilaksanakan setiap Ahad Kliwon Jam 09:00 pagi diikuti oleh 10.000 santri dari lima kabupaten, Banjarnegara, Kebumen, Purbalingga, Banyumas, Wonosobo.

Pondok Pesantren Tanbihul Ghifiliin yang terletak di Desa Mantrianom, Kec Bawang, Kab.Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah di atas sebidang tanah ukuran 10.462 m2.terdiri dari bangunan asrama putra, asrama putri, gedung madrasah diniyyah, aula, masjid, juga gedung madrasah formal MTs dan MA, lapangan olahraga dan juga fasilitas pendukung lainya seperti ruang belajar santri,kantor, ruang pertemuan wali santri WC, MCK, dapur dan lain-lain

Adapun gedung asrama putra terdiri dari 10 lokal bangaunan, setiap lokal bangunan terdapat kamar santri dengan ukuran kamar yang berfariatif, jumlah kamar yang ada untuk kamar putra berjumlah 45 kamar. setiap lokal memiliki pelataran yang digunakan untuk belajar disetiap harinya.

Untuk Asrama putri terdiri dari 5 lokal bangunan yang terdiri dari 51 kamar dengan ukuran kamar berfariatif pula, dan juga dilengkapi tempat belajar dalam setiap lokal bangunan tersebut.

Selain itu pondok pesantren sudah memiliki gedung Sekolah Madrasah meliputi MTs dan MA yang dibangun Mulai pada tahun 2010. sampai saat ini sekolah madrasah sudah memilki 18 (delapan belas) ruang belajar untuk MTs dan 12 Ruang belajar untuk MA yang juga digunakan untuk kegiatan madrasah diniyyah informal dilengkapi dengan 2 (Satu) Ruang Kantor, 3 (dua) Ruang Ustad/Guru, ruang Perpustakaan, Lab. Komputer, UKS, lapangan olah raga dan fasilitas pendukung lainnya.

Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin-Banjarnegara merupakan lembaga pendidikan yang menyiapkan generasi muda untuk mengkaji dan menguasai ilmu ilmu agama islam atau lebih dikenal tafaqquh fiddin dan juga dibekali dengan berbagai macam kreatifitas/muamalah sebagai bekal nantinya dalam kehidupan bermasyarakat Seperti dalam bidang pertanian, perikanan, pertukangan, wirausaha dan lain-lain. Dengan harapan setiap santri nantinya dapat hidup mandiri dan persegi (Multitalenta)

Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin yang sekarang diasuh oleh KH. Muhammad Hamzah Hasan,. dibantu dengan dua penasehat KH. Muhammad Sholeh dan KH. Abdul Jalil dan 2 (dua) adik kandungnya yaitu: KH. Hayatul Makki, SH, KH. Hakim Annaisaburi, Lc, beserta 2 (dua) adik Iparnya yaitu: KH. Mabrur, KH. Faishol Hasanudin mereka bersama-sama berjuang keras dalam membimbing dan mendidik para santri-santrinya.

Pelajaran yang dikaji di dalam pondok pesantren tanbihul ghofiliin mulai dari Al-Quran, tafsir, hadits, mustholah hadits, nahwu, shorof, balaghoh, fiqih, ushul fiqih, tarikh,Akhlaq dan juga ilmu tauhid. Mayoritas materi lainnya Metode pembelajaran yang diselenggarakan pondok pesantren Tanbihul Ghofiliin mengacu pada pedidikan ulama-ulama salaf meliputi : Wetonan atau bandongan, Shorogan, Hafalan Kitab, takror, Sawir/Diskusi (musyawarah/Munadhoroh), Madrasah Diniyyah taklimiyah,Majelis ta’lim dan lain sebagainya.

Kitab-kitab yang dikaji cukup banyak, antara lain:

  1. Tajwid : Tanwirul Qori, Yanbu’a Syifaul Jinan, Tuhfatul Athfal.
  2. Nahwu : Syabrowi, Jurumiyah, Al ‘Imrity, Alfiyah Ibnu Malik
  3. Shorof : Tasrif Istilahi, Qowa’idl I’lal, Al Maqshud, Alfiyah Ibnu Malik.
  4. Fiqh : Fasholatan, Durusul Fiqhiyah, Safinatunnaja, Fathul Qorib, Minhajul Qowim, Tuhfatut Thulab, Al Bajuri, Al mahali, Tuhfatut Thulab, Al Bajuri, Al Mahali.
  5. Tauhid & Tasawuf : ‘Aqidatul ‘awam, Tijan Duror, Kifayatul Ahkam, Al Hikam Ibnu ‘Athoillah
  6. Akhlaq : Alala, Akhlakul banin/Banat, Tanbihul Muta’alim, Ta’limul Muta’alim.
  7. Hadits : Arba’in Nawawi, Mustholahul Hadits, Bulughul Marom.
  8. Tafsir : Tafsir ayatul Ahkam, Tafsir Jailani
  9. Ushul Fiqh : Al Waroqot
  10. Balaghogh : Husnussiyaghoh, Jauhirul Maknun
  11. Mantiq : ‘Idhul Mubham

Adapun kegiatan pendidikan yang diselenggarakan Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin meliputi pendidikan formal dan non formal.

  1. Kegiatan Formal

Kegiatan formal merupakan penyelenggaraan pendidikan yang ada di pondok pesantren yang berbasis pada pemerintah yang diikuti oleh para santri yang ingin mengaji dan juga masih bisa melanjutkan pendidikan formal, meliputi :

  • Madrasah Tsanawiyyah (MTs Tanbihul Ghofilin).
  • Madrasah Aliyah (MA Tanbihul Ghofilin)
  • Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI Tanbihul Ghofilin)

Adapun setiap santri yang belajar di MTs, MA ataupun STAI Tanbihul ghofiliin diwajibkan mengikuti belajar Madrasah Diniyyah Informal yang ada di pondok pesantren. Dan bagi santri MTs atau MA yang berada pada jarak lebih dari ± 3 Km diharuskan berada di Asrama pondok pesantren. Kebijakan tersebut karena mengingat dan untuk menarik kepada masyarakat sekitar tidak hanya sekolah saja melainkan para masyarakat generasi juga tetap bisa mengaji. Agar mencetak generasi yang lebih unggul.

  1. Kegiatan Informal/non Formal

Kegiatan Informal merupakan program kegiatan pendidikan pondok pesantren untuk santri putra putri yang khusus mendalami ilmu-ilmu agama islam yang telah diatur secara sistematis dan terstruktur sesuai dengan kurikulum dalam pendidikan pondok pesantren yang dikelopokkan berdasarkan tingkatan kelas, yang terdiri dari kelas madrasah putra/Banin dan Putri /Banat. Adapun kegiatan informal meliputi:

  1. TPQ
  2. Madrasah Diniyyah dengan Metode Klasikal yang dipadu dengan metode kholaf menggunakan system kelas.
  3. Takhfidlzul Qur’an
  1. Majlis Ta’lim
  • Pengajian Ahad Kliwon

Penagjian selapanan dilaksanakan setiap Hari Ahad Kliwon, diikuti oleh ±10.000 orang yang terdiri dari Kab. Banjarnegara, Kab. Wonosobo, Kab. Kebumen. Kab. Banyumas, Kab. Purbalingga, dll.

  • Pengajian setiap Hari Ahad dan Rabu

Pengajian Ahad Rabu diikuti oleh masyarakat sekitar Pondok Pesantren dan para Alumni ±500 orang

  • Pengajian Rutinan Jum’at

Pengajian rutinan Jum’at diikuti oleh masyarakat sekitar ± 200 orang yang dikhususkan bagi para ibu-ibu yang ada di daerah sekitar.

  • Pengajian Manasik Haji dan Umroh

Pengajian ini diselenggarakn didalam pondok pesantren sebagai bekal bagi para calon jam’ah yang akan menunaikan ibadah haji maupun umroh

Kegiatan Ekstrakurikuler

Adapun ekstrakurikurikuler sebagai wadah apresiasi santri danpengembangan potensi santri di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin sesuai dengan minat dan bakat yang ada pada masing-masing individu santri , antara lain :

  1. Tilawatil Qur’an
  2. Khitobah
  3. Hadlroh / Rebana
  4. Marching Band
  5. Bahtsul Masail / Diskusi Kubro
  6. Jurnalistik Club
  7. Menjahit dan Lain-lain
  8. Audio Video

Dengan demikian tampak bahwa ciri khas yang dikembangkan oleh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin adalah penguasaan kitab-kitab kuning. Ciri khas ini sesuai dengan visi Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin yang berkehendak ingin mencetak kader-kader penerus perjuangan ‘Ulama.

Pendidikan non formal yang dikembangkan oleh pondok pesantren Tanbihul Ghofiliin ini, diharapkan mampu membentuk kekreativitasan santri dalam menelaah, mengkaji, meneliti, sekaligus melihat secara nyata apa yang sekarang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat.

Untuk menyukseskan tujuan tersebut, tentunya banyak kendala yang dihadapi oleh Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin sendiri. Namun, dengan semangat dan tekad Li i’lai kalimatillah, pondok pesantren Tanbihul Ghofiliin akan terus berusaha dengan sebaik mungkin, demi tercapainya kondisi masyarakat yang islami, cerdas, dan berakhlak mulia.

E.2 GAMBARAN UMUM PONDOK PESANTREN TANBIHUL GHOFILIIN SA’AT INI

Pondok Pesantren Tanbihul Ghifiliin yang terletak di Desa Mantrianom, Kec Bawang, Kab.Banjarnegara, Prop.Jawa Tengah di atas sebidang tanah ukuran 10.462 m2.Memiliki sarana presarana antara lain ;

NONama RuanganJUMLAHKONDISI
1Gedung Asrama Putra7 lokalBaik
Kamar Putra41 kamarBaik
Kantor Putra1 LokalBaik
2Gedung Asrama Putri9 lokalBaik
Kamar putri31 kamarBaik
Kantor Putri1 LokalBaik
3Masjid1lokalBaik
4Gedung Madrasah Diniyah8 lokalSedang
5Gedung Aula1 lokalBaik
6Ruang Kelas MTs21 ruangBaik
7Ruang Kelas MA18 ruangBaik
8Kantor (PP,MA,MTs,MD)6 ruangBaik
9R. Lab. komp,.3 ruangBaik
10MCK8 lokalBaik
11Gedung Auditorium (Aula 2)1 LokalBaik
12Goor lapangan Olahraga1 LokalBaik
13Poskestren


Putra1 LokalBaik

Putri1 LokalBaik
14R. Lab IPA, Audio Video 2 RuangBaik

Pondok Pesantren Tanbihul Ghifiliin merupakan salah satu lembaga yang mengakar di Masyarakat dengan jumlah santri putra maupun putri hingga awal tahun 2013 sebanyak 700 santri ( menetap ), 15000 santri ( tidak menetap ) dan di asuh oleh K.H. Muh. Chamzah Hasan S.Pd.I., selalu eksis dalam sumbangsih pemikiran dalam rangka membangun bangsa yang mandiri dengan landasan Takwa kepada Allah Swt.

Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin di dirikan pada tahun 1954 oleh KH M. Basyuni (Alm.) bersama adiknya KH. Much.Hasan (Alm).Setelah 15 tahun menimba ilmu di Tanggir, Lasem, dan Pondok Pesantren lain di Jawa Timur dan Jawa Tengah.Setelah KH. M. Basyuni wafat, Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin di asuh sendiri oleh KH. M. Hasan dan mengalami kemajuan yang cukuppesat. Padatanggal 25 Desember 2007, setelah umroh, Beliau wafat dan perjuangan diteruskan oleh Putra Beliau KH. M. Chamzah Hasan, S.Pd.I yang juga mengalami perkembangan yang pesat. Pada pertengahan tahun 2010, didirikan MTs Tanbihul Ghofiliin program pendidikan yang mengikuti kurikulum pemerintah dan berbasis Pondok Pesantren untuk bersaing dalam hal pendidikan dan pada tahun 2011 di dirikan lembaga pendidikan sebagai kelanjutan MTs yaitu MA Tanbihul Ghofilin.

KH. Mohammad Chamzah Hasan, S.Pd.I, setelah menempuh pendidikan dasar di ST Negeri Banjarnegara, langsung nyantri di Pondok Pesantren Tanggir Tuban, yang dilanjutkan di PP. Al Anwar Sarang Jawa Tengah di bawah asuhan Syikhina KH. Maemun Zubair. Beliau juga aktif terjun di dunia politik mengikuti jejak Gurunya di PPP dan pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Banjarnegara dan sampai dengan sekarang tetap konsisten di Parpol PPP. Bahkan sekarang juga menjadi Sekretaris MSKP3I ( Majlis Silaturrohmi Kyai dan Pengasuh Pomdok Pesantren Se Indonesia ) di Wilayah Jawa Tengah.

Peran Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin selain sebagai lembaga pendidikan dan dakwah Islam juga sebagai lembaga pengembangan Masyarakat dengan memberdayakan Masyarakat di lingkungannya agar terjadi peningkatan kualitas hidup baik dari aspek pendidikan spiritual maupun material.

PROFIL LEMBAGA

  1. IDENTITAS PONDOK PESANTREN
NSPP:510033040014
Nama Pondok Pesantren:TANBIHUL GHOFILIIN
Tipe Pondok Pesantren:Menyelenggarakan Kajian Kitab dan Layanan Pendidikan Lainnya
Layanan Pendidikan Lain yang diselenggarakan:
Pendidikan Pondok Pesantren dan Pendidikan Formal MTs, MA dan STAI
Tahun Pendirian:1964 H / 1384
Nama Pendiri:K.H A. Basyuni dan KH. Muhammad Hasan
Pimpinan/Pengasuh:K.H. M. CHAMZAH HASAN
Lokasi Pondok Pesantren Alamat
Desa
Kecamatan
Kabupaten
Provinsi
Kode Pos
Telp.
Alamat Email
Titik Koordinat
:
:
:
:
:
:
:
:
:
Jl. Tampomas Km. 07 Banjarnegara
Mantrianom RT. 05 RW. 07
Bawang
Banjarnegara
Jawa Tengah
53471
(0286) 597 086
[email protected]
Latitude        : -7.4000170
Longitude    : +109.627187
Potensi dan Keunggulan Pondok Pesantren Konsentrasi Bid. Agama
Kurikulum
Potensi Ekonomi Pesantren

:   :
:

Menguasai Kitab Kuning  
Kurikulum Pesantren Salaf Pertanian dan Keperasi, UKM dan Ekonomi Syari’ah
Nama Badan Hukum/Yayasan:Tanbihul Ghofiliin Banjarnegara
No. Akta Notaris
Tanggal Akta Notaris
SK MENKUMHAM
Nama Notaris  
:
:
:
:
22
17/04/2012
No. AHU-5545.AH.01.04 Tahun 2012 Sri Endang Suprikhani, S.H
NPWP:31.514.394.1-529.000
No. Rek
:
a.n PONDOK PESANTREN TANBIHUL GHOFILIIN Bank BRI Rek. : 6615-01-000003-50-2
Jumlah Santri Mukim TH 2022:± 2100 santri.

Pimpinan/Pengasuh Pondok Pesantren

TANBIHUL GHOFILIIN

KH. M. CHAMZAH HASAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *