Djarum Foundation Bakti pada Negeri Khitanan Massal di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Banjarnegara

Sabtu, 23 Juni 2024 di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin tepatnya di Banjarnegara merupakan titik awal Djarum Foundation menyelenggarakan Khitan Masal yang ada di Jawa Tengah karena adanya potensi dan support dari warga sekitar. Tahap pertama yang mereka lakukan untuk menyelenggarakan program ini adalah koordinasi kepada pihak-pihak terkait dan andil dalam kegiatan ini, seperti contoh koordinasi dengan pihak Pondok Pesantren, dan Rumah Sakit Islam (RSI) yang pada akhirnya mereka akan melakukan Publikasi ke masyarakat sekitar Pondok Pesantren yang menjadi target sasaran program khitan masal tersebut, dengan harapan agar lebih bersinergi dan terstruktur. Tetapi banyak sekali peserta khitan yang berasal dari luar Banjarnegara, seperti Wonosobo, Purbalingga, ataupun lainya.


Pada dasarnya, khitan itu hukumnya wajib bagi seorang lelaki dengan batasan usia sampai baligh atau telah mengeluarkan sperma, yang dimana juga diterangkan dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 123-125 dan surah An-Nahl ayat 123.

Strategi yang digunakan pihak pondok untuk menarik masyarakat mengetahui diadakannya acara khitan massal, dengan mensosialisasikan dibukanya pendaftaran melalui alumni Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin, serta menghubungi masyarakat tahap demi tahap. Adapula acara ini tidak hanya diperuntukkan bagi peserta agama Islam, tetapi juga terdapat satu peserta dari non Islam.


Dari Bapak Muhid dan panitia pondok pesantren berharap mendapatkan ridho kyai, serta dapat membantu masyarakat yang kekurangan biaya agar dapat mempercepat melakukan kesunahan memurnikan dalam kesucian hadast kecil.


Menurut Bapak Widya Pergodi selaku Pc Djarum Foundation, mereka itu memiliki strategi untuk memastikan peserta yang mengikuti khitan masal agar tetap aman, yaitu dengan cara rutin melakukan proses evaluasi dan proses monitoring. Dalam artian, akan mengupdate apabila ada kekurangan yang ada di masyarakat sekitar. Tapi alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kekurangan apapun yang dialami oleh masyarakat.


Harapan beliau dan Djarum Foundation menyelenggarakan program khitan masal ini adalah untuk memberikan sesuatu yang lebih kepada masyarakat dan meringankan bagi mereka yang belum mampu untuk para putranya. Tidak hanya itu, pada program khitanan masal ini para peserta khitan juga diberi sebuah bingkisan berupa sarung, baju koko, dan uang Rp. 250,000.00. Sungguh sangat menarik bukan?


Tidak hanya itu, Djarum Foundation juga menyediakan foto gratis langsung cetak dalam kegiatan tersebut, yang tentunya banyak sekali peminatnya.***


Anis&Ell

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Mengenang 17 Tahun Wafat KH. Muhammad Hasan

Next Post

Pemberangkatan Santri Baru: Inilah Langkah Awal Menuju Kesuksesan

Related Posts
Total
0
Share