BANJARNEGARA — Ribuan santri Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin kembali memadati majelis dengan penuh kekhusyukan dalam agenda rutinan malam Jumat. Kegiatan yang diisi dengan pembacaan sholawat bersama ini diselenggarakan sebagai wadah untuk memupuk rasa cinta (mahabbah) kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus memohon syafaat kelak di Yaumul Qiyamah.
Suasana syahdu dan penuh keberkahan terasa sejak lantunan sholawat mulai dikumandangkan.para santri larut dalam lantunan syair-syair pujian.
“Kegiatan rutinan sholawat setiap malam Jumat ini bukan sekadar tradisi, melainkan sarana menata hati dan mempererat ikatan batin santri kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Kami berharap, keberkahan sholawat ini membawa kedamaian jiwa serta menjadi penolong kita di akhirat kelak.”
Berlangsung Khidmat dan Penuh Penghayatan
Prosesi pembacaan sholawat berlangsung secara khidmat dan penuh penghayatan. Gemerlap lampu masjid yang dipadu dengan gemuruh suara sholawat yang harmonis menciptakan atmosfer spiritual yang begitu mendalam. Seluruh santri tampak duduk rapi, menyimak, dan menggemakan tiap bait sholawat dengan rasa tawadhu.
Melalui rutinan ini, pihak pesantren berharap para santri tidak hanya mendapatkan keilmuan secara akademis dan keagamaan, tetapi juga memiliki kelembutan hati serta keteladanan akhlak sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Acara rutinan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keselamatan, keberkahan ilmu, serta ketetapan iman bagi seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin dan umat Islam pada umumnya.***






